Baranangsiang

May 13, 2010 at 2:35 am 1 comment

image

image

image

Kali ini sudah tahun ketiga saya menemani anak perempuan saya ke gedung ini untuk gladi resik pementasan balet, dan setiap kali melihat kondisi gedung yang makin buruk dari waktu ke waktu membuat miris perasaan saya.
Katanya bila hendak mengetahui tingkat kemajuan sebuah bangsa,lihat saja gedung keseniannya. Jadi kesimpulan? Kasian deh IndonesiakušŸ˜¦

Entry filed under: Blogroll, Lain-lain. Tags: , .

MINORITAS YANG FANATIK Narsis.com – jawa post newspaper gadgeter section

1 Comment Add your own

  • 1. Todo Sibuea  |  May 13, 2010 at 10:50 am

    Wah, kursinya antik-antik tuh. Bisa buat koleksi. Mengenai gedung, ya itu tergantung pada Pemda-nya sendiri. Mereka peduli tidak sama gedung pertunjukan seni dan budaya itu sendiri. Sama juga nasibnya dengan Gelanggan Remaja di Jakarta, nasibnya memprihatinkan. Masih beruntung GOR Soemantri yang dapat pemasukan dari komersialisasi lahannya.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


si Botax Narcis

si Botak Narcis
Antonius Widjaja, seorang ayah, suami, dan pekerja mandiri di bidang Digital Printing dan Video Editing
May 2010
M T W T F S S
« Feb   Jan »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

%d bloggers like this: