Hati2 Denda ’siluman’ di PT. Oto Summit Finance
Hati-hati kredit motor/mobil di PT. Summit Oto Finance.
Serupa tapi tak sama, kejadian mengenai denda yang menimpa Pak Muhamad Yusup (http://www.mediakonsumen.com/Artikel1405.html), ternyata menimpa saya juga.
Jadi ceritanya saya mengkredit sebuah motor Yamaha Mio Soul, dengan cicilan sebesar Rp. 481.300,- sebanyak 36x
Sewaktu surveyor datang, saya minta supaya bayaran cicilan tersebut ditagihkan setiap bulan, karena saya mungkin tidak sempat bila harus pergi ke kantor Oto untuk membayar cicilan setiap bulan, dan ditetapkan untuk ditagih setiap tanggal 7 setiap bulannya.
Sampai hari ini saya selalu membayar tagihan tersebut setiap bulan, tanpa pernah menunggak (sudah 14 kali).
Nah biasanya saya tidak pernah membaca slip pembayaran secara detail, karena saya pikir toh udah dibayar lunas, tapi untuk bulan ini (juni 2009) koq tiba2 saya tergelitik untuk membaca slip tersebut secara detail.
Terkejutlah saya melihat ada tulisan di bawah:
2. Denda s.d. tanggal 06 Jun 2009 Rp. 55,631. (lihat gambar)

Lalu spontan saya tanya kepada si penagih, koq ini ada denda sich..?
Sang penagih dengan santainya bilang, kan awal2 bapak pernah nunggak beberapa hari, lalu saya bilang kenapa gak bilang kalau ada denda..? Lagian untuk bulan2 berikutnya yang selalu telat mengambil cicilan motor kan anda, bukan saya yang mangkir bayar..!
Sang penagih hanya mesem-mesem saja, tanpa berkata apa-apa lagi.
Penasaran, kemudian saya cek semua slip tagihan saya dari bulan pertama,
ternyata denda tersebut muncul mulai dari tgl 05 Jun 2008 Rp. 7,700.80 dan terus bertambah setiap bulan!

Wah! gak bener nich, lalu saya coba untuk browsing di internet, ternyata kasus denda ini juga ada yang pernah mengalaminya (baca link dari pak Muhamad Yusup).
Lalu saya mengambil inisiatif untuk menelepon ke kantor Oto Finance, dan ternyata bagian Kredit Motor sudah pindah ke Jl. Soekarno Hatta, dan mereka memberikan nomer telp 92266070 (no Esia), tapi setelah saya coba hubungi yang menjawab diujung sana adalah komputer, “Nomer yang anda tuju sedang tidak aktif”.
Wah..? Koq bisa begini..? Lalu saya telp lagi kantor Oto yang lama, dan dilayani oleh seorang wanita, dan dia bilang memang nomer telp tersebut tidak bisa dihubungi, dan sudah banyak yang komplain. Weleh? Koq bisa begitu? Akhirnya setelah menunggu dengan sabar (10 menitan) baru saya mendapatkan nomer telp lainnya 7331945.
Singkat kata setelah berhasil menguhungi kantor Oto Finace bagian kredit motor, saya diminta untuk datang dan berbicara langsung dengan Koordinator (ini jabatan apa yach ?), dan hari ini saya menyempatkan untuk datang kesana. Perjalanan dari tempat saya di Jl. Pajajaran ke kantor Oto Finance bagian kredit motor yang baru di Jl. Soekarno Hatta dekat MTC (Metro Trade Centre), memakan waktu hampir 2 jam! padahal sudah lewat Tol.
Sesampainya disana saya langsung bertanya kepada satpam untuk bertemu dengan koordinator, dan saya diminta untuk langsung naik ke lantai 2, dan di lantai 2 di minta untuk naik ke lantai 3, (untung lantainya cuman 3 coba ada 10 mungkin saya disuruh ke lt. 10
).
Sampai di lt. 3 sang koordinator (yang namanya saya lupa tanyakan) duduk di pojokan dengan wajah dingin tanpa senyum sama sekali.
Saya langsung duduk di hadapan dia dan menceritakan masalah yang saya hadapi. Intinya yang hendak saya tanyakan yaitu, kenapa saya kena denda padahal yang nagih telat itu si collector? dan kalau ada denda dari awal kenapa tidak diinformasikan / ditagih langsung?
Eeeeh bukannya dapat tanggapan yang baik atau menjelaskan dengan muka yang tersenyum, sang koordinator malah langsung bilang gini: “Bapak, kalau bapak ditagih oleh debt collector itu berarti bapak termasuk customer yang mempunyai kredit BERMASALAH!” dengan wajah yang sangat2 tidak bersahabat.
Langsung darah saya naek ke ubun2, dan dengan nada agak keras (terprovokasi) saya bilang begini: “Pak! Saya tidak pernah nunggak! dan bukan soal jumlah dendanya yang saya pertanyakan, tapi system-nya koq begini..? Saya sebagai customer merasa tertipu!” Dan bapak koq enak saja bilang saya sebagai customer yang mempunyai kredit BERMASALAH?!”
Wah suasana sudah mulai panas, kalau saja tidak ada rekan si koordinator yang duduk di belakang untuk menenangkan sepertinya saya sudah berbaku hantam dengan si Koordinator tersebut.
Singkat kata sang teman koordinator tersebut berusaha menjelaskan bahwa pembayaran sebaiknya dilakukan dikantor Oto (yg jauhnya buju buneng itu) atau via Kantor Pos atau Bank BRI, atau ATM BCA, soalnya kalau ditagih oleh debt collector memang suka terlambat.
Nah… gitu dong kata saya, kalau bapak koordinator menjelaskannya seperti teman bapak ini, saya juga gak akan naik pitam, kata saya. Sang Koordinator cuman terdiam dengan muka cemberut.
Akhirnya saya melakukan pembayaran denda tersebut di kas bawah sambil terus mendumel2 soal pelayanan di tempat itu, sampai2 juga lupa meneliti struk bukti (lihat gambar) pembayaran denda, setelah saya perhatikan ada pembulatan jumlah keatas (coba kalikan jumlah tersebut dengan ratusan kreditur, berapa tuch penghasilan dari “other income” ?)

Jadi bagaimana nich PT. Summit Oto Finance..? ini yang disebut dengan pelayanan berpihak pada konsumen? atau bahasanya James Gwee-nya: “Delight Your Customer” ini sich boro2 delight, yang ada Delete your customer..
*Untuk PT. Summit Oto Finance, silahkan kalau mau mensomasi saya dengan UU ITE..
Salam
Customer yang jengkel dan kapok dengan layanan Oto Finance.
3 comments June 12, 2009
Indonesia Star Trek Community – Kumpulan Penggila Star Trek
ANGGOTA Indonesia Star Trek Community atau lebih dikenal Indo-StarTrek
dengan “Salam Vulcan” khas mereka. Para penggila Star Trek yang berusia
beragam mulai dari 7 tahun sampai dengan 58 tahun ini punya sebutan
khusus, yakni “trekkies” yang sekarang disebut “trekker”.* ERIYANTI/”PR”
SIANG masih terasa sejuk saat gerombolan penggila Star Trek Indonesia kumpul bareng di kawasan Dago Atas Bandung. Sinar matahari menerobos sekumpulan awan yang memayungi mereka saat berfoto. “Waduuh…, kasihan Eri. Dia kejebak macet,” ujar Bowo Trahutomo tentang salah satu anggotanya yang bernama Erianto yang masih belum tiba di lokasi.
Hari itu, Sabtu (7/3), pukul 12.00 WIB, merupakan long weekend paling menyenangkan bagi anggota Indonesia Star Trek Community atau lebih dikenal dengan Indo-StarTrek. Betapa tidak, orang-orang penggila Star Trek Jakarta dan Bandung ini berkumpul bersama dalam event “Gathering Bandung 2009″.
Sebenarnya, kata Bowo, penggila Star Trek tersebar di hampir sebagian kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Medan. Akan tetapi, bila melihat jumlah terbanyak, tetap didominasi Jakarta dan Bandung. Saat ini, terdapat tiga ratus lebih anggota yang bergabung di komunitas ini. Usianya pun beragam, mulai dari 7 tahun sampai 58 tahun.
“Star Trek itu pesan-pesannya manusiawi banget. Meskipun mereka merupakan suatu community yang sudah sangat maju dengan penguasaan teknologi paling canggih, tetapi lebih mengutamakan persaudaraan dan perdamaian,” ujar Abrianto (44), yang sudah menggilai tokoh dan segala hal tentang Star Trek sejak puluhan tahun lalu.
“Tidak ada ketamakan, tidak ada perebutan kekuasaan, segala emosi semuanya sudah selesai, yang ada hanya damai. Ini bukan sesuatu yang utopis, melainkan sebuah peradaban yang kelak mungkin kita bisa capai bila peradaban bumi sudah betul-betul sama dengan mereka,” ujar Budisastra menambahkan.
Obrolan kian ramai saat Ismanto Hadi Saputro atau akrab dipanggil Manto datang bergabung. Manto termasuk orang paling sibuk dalam menyiapkan gathering ini. Ia bukan saja memboyong para penggila Star Trek ke Bandung, melainkan juga membawa aneka merchandise Star Trek, termasuk game Battle of Starships hasil ciptaannya sendiri.
“Begini nih kalau pergi jauh-jauh. Semua serba dibawa. Akan tetapi, tidak apa-apa, yang penting seru, rame,” ujarnya sambil nimbrung. Manto menjabat sebagai ketua komunitas sedangkan Bowo, lebih sering dianggap sebagai penggerak. Menurut Manto, meski tidak ada struktur organisasi yang baku, komunitas ini berjalan dengan baik. Dari sisi gender, anggota komunitas 80 persennya terdiri atas pria dan 20 persen wanita.
Sebutan khusus
Para penggila Star Trek ini sebenarnya punya sebutan khusus, yakni trekkies” yang sekarang disebut trekker. Sebutan ini telah resmi diakui dan dicatatkan dalam “Oxford English Dictionary”. Konvensi Star Trek diadakan setiap akhir tahun paling sedikit di empat kota di Amerika Serikat (AS). Setiap tahunnya berhasil berkumpul lebih dari 300.000 penggemar Star Trek di AS dan diperkirakan sudah lebih dari satu juta penggemar di seluruh dunia.
Terbentuknya komunitas penggemar Star Trek di Indonesia, berawal pada tahun 1990-an saat “Star Trek: The Next Generation” tengah ditayangkan televisi lokal. Komunitas USS Batavia, USS Parahyangan, Trekkieslist, hingga id-StarTrek turut meramaikan pilihan komunitas penggemar Star Trek di Indonesia dengan jumlah anggota ribuan orang.
Setelah berakhirnya serial terakhir Star Trek, “Enterprise” (2005), penggemar Star Trek di Indonesia yang masih merasakan semangat dan pengaruh positif Star Trek, berkumpul kembali di sebuah komunitas baru yakni Indo-StarTrek. Pada awal pendiriannya di Indonesia, kata Bowo, belum begitu banyak anggota yang bergabung. Namun, setelah era internet mendobrak segala batas wilayah, peminatnya bertambah seru. “Apalagi setelah mailing list dan Facebook berkibar, kita bisa melihat potensi anggota itu ternyata begitu banyak,” ujar Bowo.
Komunitas ini, kini sudah menjadi bagian dari komunitas serupa di dunia. Selain Amerika Serikat sebagai pusat, komunitas ini juga ada di Malaysia, Singapura, Filipina, dan beberapa negara lain. Mereka kerap berhubungan satu sama lewat dunia maya. Kegiatan komunitas antara lain saling berbagi informasi terbaru tentang Star Trek. Selain itu, diskusi juga merupakan hal penting. Pasalnya, kata Bowo, segala pengaruh positif dari Star Trek akan lebih positif bila didiskusikan dengan sesama pencintanya.
“Dengan berbagai sudut pandang para anggota, diskusi sangat diwarnai topik-topik beragam. Mulai dari cerita, setting film, kostum, teknologi, fisika, filosofi, hingga ilmu-ilmu lain seperti manajemen, organisasi, dan kepemimpinan,” ujar Bowo yang mengaku menerapkan nilai-nilai kepemimpinan Star Trek ke dalam pekerjaannya sehari-hari.
Kegiatan lain adalah kumpul-kumpul, nonton bareng, dan mengadakan costum day. Yang dimaksud costum day adalah kegiatan bersama yang dilakukan anggota untuk membuat kostum-kostum tokoh idola mereka. Kegiatan ini sangat diminati anggota karena bisa saling berbagi kreasi. Kegiatan yang tidak kalah menariknya adalah Indo Comsumunity Expo (ICE) yang digelar terakhir November 2008 lalu. Ada juga “Oktroi Gathering”, dan “War Games”, serta “Book Day”. Semua ragam kegiatan ini, dasarnya hanya satu, Star Trek sebagai sumber inspirasi.
Salam “Vulcan”
Fiksi ilmiah dalam Star Trek, menurut Bowo dan Wanto, bukan fiksi khayal, tetapi fiksi yang bisa dibuktikan oleh berbagai disiplin ilmu. Mulai dari matematika, fisika, bumi antariksa, maupun teori kuantum. Kendati begitu, Star Trek juga mengisahkan persoalan-persoalan seputar roman, percintaan, dan persoalan-persoalan manusia lainnya. “Pokoknya, Star Trek itu maket kehidupan yang difilmkan,” ujar Bowo.
Karena minat yang berbeda itulah, bila sudah saling berdiskusi, ramainya bukan main. Yang satu fasih membeberkan tentang teori-teori fisika, yang lain lagi heboh membandingkan kehidupan alam Star Trek dengan kehidupan di bumi.
Yang unik, komunitas ini mempunyai salam khusus yakni “Salam Vulcan”. Salam ini dilakukan dengan cara mengangkat telapak tangan kanan sejajar dengan wajah. Posisi ibu jari direnggangkan dengan telunjuk yang merapat dengan jari tengah. Sementara itu, kedua jari ini direnggangkan lagi dengan jari manis dan kelingking yang juga saling merapat. “Salam Vulcan” mengandung arti “Semoga panjang umur dan selalu makmur”. Salam ini disampaikan bila sesama trakker saling bertemu. Ke depan, komunitas ini ingin menerbitkan antologi cerpen yang bernuansa fiksi ilmiah. (Eriyanti/”PR”)***
Di copy paste dari Pikiran Rakyat Online.

2 comments March 11, 2009
Rame2 Haramkan Rokok
Sepertinya lebih banyak yang mencibir fatwa MUI mengenai haram-nya Rokok daripada yang menyambut gembira, tapi karena saya sendiri memang tidak merokok dan sangat benci dengan perokok yang merokok sembarangan di tempat umum, saya termasuk orang yang menyambut dengan gembira fatwa ini.
Banyak perokok yang beragumen, “rokok koq diharamkan, korupsi koq enggak… ” eh jangan salah dulu korupsi memang tidak diharamkan, karena sudah haram dengan sendirinya, Korupsi = Maling = Dosa, emang Dosa itu gak haram yach.?
Ada juga yang beragumen, ngapain rokok di haramkan ? bukti2 rokok itu merugikan kesehatan gak ada koq, buktinya saya jalan-jalan ke Rumah Sakit, yang sakit dan mati masih lebih banyak akibat dari sebab-non-rokok koq, yakin..?
Berikut cuplikan dari milis antirokok
Tinggi, Penyakit Paru Akibat Rokok
Sumber: http://www.jawapos.com
http://www.komunitasantimerokok.com
Dalam dua tahun terakhir, penyakit-penyakit yang timbul akibat merokok masih sangat tinggi. Di RSU dr Soetomo misalnya, tuberkulosis (TBC), asma, dan bronkitis selalu masuk jajaran penyakit yang paling banyak diderita masyarakat.
Tahun lalu penderita asma yang menjalani rawat jalan dan inap di RS milik pemprov tersebut mencapai 2.453 orang. Jumlah itu memang lebih sedikit ketimbang 2007 sebanyak 2.668 orang. Namun, angka tersebut masih sangat memprihatinkan.
Hal yang sama terjadi pada TBC dan bronkitis. Pada 2007 dan 2008, total penderita TBC yang tercatat di RSU dr Soetomo berjumlah 4.373 pasien. Untuk bronkitis, penderitanya lebih sedikit, yakni 853 orang.
Kepala Staf Medik Fungsional (SMF) Paru RSU dr Soetomo dr Slamet Hariadi SpP (K) mengatakan, setiap hari rata-rata orang yang datang dan mengeluh sakit akibat rokok ke Poli Paru mencapai 100 orang. Sebagian besar adalah kaum pria. Dari data yang ada di RSU dr Soetomo, hingga akhir 2008 jumlah penderita kanker paru yang pernah rawat inap sebanyak 199 orang.
Masih pengen pengen terus merokok..? silahkan asal jangan di depan saya dan di depan keluarga saya…
1 comment January 30, 2009
Khusus Pria diatas 25 tahun… ;-)
Ayoo sudah sampai tahapan manakah rambut anda sekarang…?

Add comment January 25, 2009
Professional Video Made Simple
Pada tanggal 22 November 2008, id-Mac Bandung bekerjasama dengan Zoom PVJ Bandung, mengadakan Workshop Final Cut Express, yang kebetulan di pandu oleh saya sendiri.
Ternyata Acara tersebut di daulat oleh Aulia Masna selaku Executive Editor majalah Macworld Indonesia untuk dimasukan ke dalam Macworld edisi February 2009, isi lengkapnya bisa dibaca di blog-nya Kang Eep , atau lebih afdol kalau baca langsung di majalahnya..
.
Karena ada beberapa foto yang ternyata tidak masuk ke dalam majalah tersebut (mungkin karena keterbatasan space), foto-foto tersebut bisa dilihat disini.
foto-foto by Sasongko
14 comments January 19, 2009
650 in black
Demi memperpanjang umur treo650-ku yang sudah setia menemani dari tahun 2005, tahun ini saya belikan baju baru (black tie), jadilah sekarang 650 in black hehehe
9 comments January 7, 2009
KOPDAR BABAK II HACKINTOSHER’S
Akhirnya setelah 1 tahun (kopdar terakhir itu tahun kemaren bulan Desember juga), komunitas Hackintosh Macosx86indo@yahoogroups.com, akhirnya mengadakan acara KOPDAR babak II, kalau tahun lalu kita disponsori oleh boss Timmy dengan produk AXIOO, maka tahun ini juga sama.. hehehe
Tahun ini suhu Hackintos yang turun gunung tidak tanggung2, yaitu Bro Zor, dan Bro Nero, 2 pakar hackintosher dari milis macosx86indo mau turun gunung (eh naek gunung yach..? ) ke Bandung untuk membagikan ilmu (dan koleksi2) distronya ke kita2.
Acara dimulai sekitar jam 10.30-an… yang datang lumayan banyak, dan ternyata bukan dari milis macosx86indo saja, ada perwakilan dari MWI segala, bahkan dari MWI pusat di Yogya (bro Obeng Minus).
Setelah pembukaaan dari saya selaku panitia, merangkap koordinator, merangkap tukang absen, merangkap EO hehehe (serakah euy di borong kabeh) , Bro z0r langsung beraksi untuk menghackintoshkan NetBook Axioo Pico, sementara anggota2 lain sibuk menghackintosh-kan atau yg sudah berhasil install tapi belum sempurna, mulai dengan jurus ‘curi2′ ilmu dari kedua Suhu kita.
Nah daripada baca terus, lebih baik kita lihat foto2 dan sedikit penggalan video dari perjalanan acara KOPDAR dari jam 10.30 sampai jam 17.30.
Video, di upload di www.video.oprekpc.com
http://video.oprekpc.com/watch_video.php?v=e2280898f6808f1
13 comments December 22, 2008
Macbook PICO!
Akhirnya setelah berjuang 2 hari (ga pake malem), MacBook Pico siap untuk dipresentasikan.
Distro yang dipilih:
MSIWINDOSX86
Metode yang dipilih:
1. Karena gak punya DVD External, maka metode menggunakan Leopard DVD Installer Helper (thx to bro Fathur atas link-nya), dipilih sebagai pilihan pertama.
2. Proses partisi, dan dump installer MSIWINDOSX86 berjalan lantjar, tanpa hambatan yg berarti.
3. Tapi begitu Reboot – HFS+ ERROR
4. Penasaran diulang sampai 3x dengan berbagai macam trik yang terpikir.
5. Tetep Tidak berhasil, dan yang parahnya partisi si Windows juga jadi gak bisa di akses.
—–Karena kepala sudah panas, dan sudah waktu tutup warung, jadi lanjutken besok pagi saja dech..—–
Besoknya kebetulan ada mas Wahid datang berkunjung, dan ternyata punya DVD External nganggur, wah pucuk dicinta ulam pun tiba.. hehehe
6. Dengan bersenjatakan DVD External dari Mas Wahid, perjuangan dilanjutkan kembali, boot lagi dengan installer MSIWINDOSX86,
tapi malah masuk-nya ke layar welcome..? LHO???!! wah sepertinya ada masalah di boot atau PCI EFI-nya nich, baca2 petunjuk dari pujangga2 hackintosh disini, weh kudu jadi preman terminal nich.
7. Akhirnya daripada pusing2, saya ambil langkah drastis, boot pake installer Windows XP, babat semua partisi yang ada, termasuk windows-nya.
8. Install ulang dengan partisi tunggal.
9. akhirnya… SUKSES!! hehehe
—-Laporan—-
QE CI jalan
Audio meskipun di system profiler tidak terdaftar tapi bersuara dengan sukses
Network terdaftar tapi belum sempat dicek
apalagi yach.? Wifi jelas tidak jalan Wifi bisa berjalan via driver Realtek for Mac *thx to Mr. Dicky, meskipun dideteksi sebagai ethernet carad bukan Airport.
Sleep sukses
Camera gak jalan euy ternyata harus tekan Fn-F6 baru jalan…
———–
Ucapan terima kasih pada,
1. Bro Fathur atas link-nya
2. Mas Wahid atas pinjeman dvd Externalnya
3. Terutama pada Boss Timmy atas kesempatan yang diberikan untuk ‘menjajal’ Axioo Pico-nya
11 comments November 12, 2008
NGARIUNG DADAKAN BANDUNG: Jumat 3 Agustus 2007, Jam 3 Sore di Cafe Oh’Lala Dago
Para peserta kali ini:
Mbah “Sas”, Kang Eep, Wiwi “bisik” Sachli, Pak Dosen Fatra, “calon” Dosen Bonie, Agus “Mac” Salim, dr. TheoAudi, Boss Nugie, Made Christian & Friend, FannyPramana, Abdul “Kecrekan”, Saya sendiri, dan si “neng geulis anu make baju merah jambon”
6 comments August 3, 2007

























































